Baca Juga | Cara Mudah Membuat Kartu Ucapan Lebaran dan Contoh Terbaik. 2. PORT OPTIK. Bagian ini berguna untuk keperluan petugas PLN saja. 3. PULSA PER Kwh (LED Pulsa) Pada bagian ini diberikan tanda lampu LED berwarna merah yang selalu berkedip. Setiap 1600 kedipan menunjukkan penggunaan listrik sebesar 1 KWH.
Hanya saja, hasil pada tiap merek meteran bisa berbeda. Misalnya, pada merek meteran Itron, cara ini hanya mampu menghentikan bunyi alarm selama 10 menit. Berbeda dengan Hexing yang mampu membuat alarm berhenti selama 20 menit hingga maksimal 1 jam. Baca Juga : Panduan Cara Memasukkan Token Listrik dengan Praktis. 2. Gunakan Kode 456
1. Periksa Meteran Listrik Anda. Sebelum Anda mengatur bunyi token listrik, pastikan meteran listrik Anda berfungsi dengan baik. Pastikan semua kabel terhubung dengan baik dan tidak ada kerusakan pada meteran. Jika ada masalah pada meteran listrik, sebaiknya segera hubungi teknisi listrik untuk memperbaikinya. 2. Identifikasi Bunyi Token Listrik
Pertama kamu harus mengatur batas minimal kWh terlebih dahulu, cara ini bisa kamu lakukan secara manual, berikut langkah-langkahnya: Pertama masukkan kode 456xx dengan menekan tombol pada listrik pulsa. Kode xx tersebut adalah kode batas Kwh yang akan membuat alarm berbunyi. Kamu bisa menentukan kode batas sesuai keinginan, misal 10 atau 5 kWh.
Agar tidak mengganggu kenyamanan, berikut adalah cara agar token listrik tidak bunyi yang perlu diketahui para pelanggan PLN prabayar. 1. Gunakan Kode 456. Cara menggunakan kode 456 untuk mematikan bunyi alarm token listrik adalah pelanggan pilih kode 456, kemudian diikuti angka minimal kuota listrik yang diinginkan. ADVERTISEMENT.
Cara Mengatur Alarm Meteran Listrik. Cara mengatur alarm meteran listrik adalah sebagai berikut: Pertama tekan angka 456 pada meteran; Masukkan angka kWh untuk menyetel bunyi alarm. Contoh, apabila kamu ingin alarm berbunyi saat daya tinggal 10 kWh, maka tekan tombol 1 dan 0. Jadi, 45610. Lalu, tekan enter.