Beritadan Informasi Tempat wisata di lombok Terkini dan Terbaru Hari ini - detikcom. Semua Berita; Berita; Foto; detikBali Sabtu, 11 Jun 2022 08:31 WIB Menelusuri Pantai Orong Bukal di Lombok yang Kini Jadi Primadona
Home / Berita Kriminal Lombok Tengah Hari Ini Tampilkan postingan dengan label Berita Kriminal Lombok Tengah Hari Ini. Tampilkan semua postingan Tampilkan postingan dengan label Berita Kriminal Lombok Tengah Hari Ini. Tampilkan semua postingan Kronologi Duel Maut Empat Pelaku Begal, Dua Meninggal Ditempat NTB Today Lombok Tengah - Polres Lombok Tengah, Polda NTB mengungkap kasus pembunuhan dua pemuda di Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lom... April 12, 2022 WIB Last Updated 2022-04-12T144625Z Belasan Motor Balap Liar Dijalan Raya Barabali, Diamankan Polisi NTB Today Lombok Tengah - Polsek Batukliang mengamankan Belasan Motor dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan KRYD dari para terduga pe... April 11, 2022 WIB Last Updated 2022-04-10T211756Z Dua Kelompok Pemuda Antar Desa Di Lombok Tengah Saling Tebas NTB Today Lombok Tengah - Perkelahian antara Pemuda Dua Desa yaitu Desa Sukarara dengan Pemuda Desa Batu Tulis terjadi pada Minggu 10/04... April 11, 2022 WIB Last Updated 2022-04-10T210136Z Curi Motor di Ponpes At Tamimi Pemudai Asal Kidang Tertangkap Warga NTB Today Lombok Tengah - Nasip lagi apes pelaku pencurian Sepeda Motor di Pondok Pesantren At -tamimi Berangsak Kelurahan Tiwugalih, Ke... April 11, 2022 WIB Last Updated 2022-04-10T205451Z Kapolres LOTENG, Tegas Menyatakan Gocekan Di Batu Bolong Sudah Ditindak scrensshot commen fb group NTB Today Lombok Tengah - Banyaknya komentar masyarakat di Media Sosial terkait adanya judi Gocekan Sabung Ay... April 10, 2022 WIB Last Updated 2022-04-10T214451Z Pemuda Jakarta Bawa Ganja Saat MotoGP Mandalika DI Amankan Polisi Lombok Tengah - Satuan Reserse Narkoba Polres Lombok Tengah mengamankan seorang pemuda membawa narkoba jenis Ganja saat pegerlan MotoGP 2022... Maret 22, 2022 WIB Last Updated 2022-03-23T005848Z Postingan Lama Beranda Langganan Postingan Atom
TRIBUNJOGJACOM - Warga di Lombok Tengah geger pada Minggu dini hari menyusul ditemukannya dua mayat pria tergeletak di Jalan Raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara
Tim Puma Lobar, Bekuk Pelaku Jambret di Dasan Geres Gerung Lombok Barat - Tim Puma Polres Lobar Berhasil membekuk pelaku Jambret di Bypass Bil I Dasan Geres Gerung, dengan te... Desember 21, 2021 WIB Last Updated 2021-12-21T120007Z Gadisini menjadi korban persetubuhan temannya sendiri. Kriminal; Lombok Tengah; Minta Dicarikan Pekerjaan, Gadis Ini Malah Diajak Pesta Miras Lalu Disetubuhi 20 tahun, warga Kelurahan Gonjak Kecamatan Praya, Minggu lalu (7/1) . Bunga dan Andi memang sudah lama saling mengenal. Hari itu, keduanya bertemu di rumah Bunga sekitar pukul 10. Kapolres Lobar bersama pihak terkait lainnya serta Forkopimda Lobar, saat menunjukkan BB yang berhasil diamankan selama tahun 2021. Kamis 31/12/2021. Inside Lombok/Yudina Nujumul Qur'ani.Lombok Barat Inside Lombok – Sepanjang tahun 2021, Polres Lombok Barat sudah berhasil mengungkap 574 kasus. Jumlah tersebut dinilai mengalami penurunan jika dibandingkan dengan tahun 2020 lalu dengan total 629 kasus ditangani Polres Lobar.“Jumlah kasus tahun 2021 ini kalau dibandingkan dengan 2020, kita mengalami penurunan kasus sekitar 8,74 persen,” kata Kapolres Lobar, AKBP Wirasto Adi Nugroho dalam pressconference akhir tahun di Polres Lobar, Jumat 31/12/2021.Terkait kasus menonjol yang paling banyak terjadi, berkaitan dengan curanmor mencapai 25 kasus, empat kasus sudah tuntas. Kemudian perjudian, ada sembilan kasus yang ditangani, enam di antaranya sudah berhasil diselesaikan kepolisian.“Kemudian untuk anatomi waktu kasus, untuk curanmor ini banyak terjadi sekitar pukul Wita sampai jam Wita,” kasus yang berkaitan dengan pencurian dengan pemberatan Curat, sebanyak 25 kasus yang terjadi. Dengan tersangka yang berhasil diamankan sebanyak 144 orang. Terkait waktu kejadian, rata-rata terjadi pada pukul Wita sampai jam Wita dini hari.“Sedangkan lokasinya, curanmor dan curat ini paling banyak terjadi di perumahan,” ungkap mana kasus curat di perumahan tahun 2021 mencapai 28 kasus dan curanmor sebanyak 15 kasus. Dengan BB kendaraan roda dua yang diamankan sebanyak 18 kendaraan dari kasus curat. Lalu 11 kendaraan akibat curas dan sembilan kendaraan dari kasus curanmor.“Tersangka curat yang kita amankan sekitar 144 orang. Kemudian tersangka curas 56 orang dan curanmor 12 orang. Lalu pencurian biasa ada empat tersangka,” dengan pelanggaran lalu lintas, sepanjang tahun ini tercatat sebanyak kasus. Yang didominasi oleh kasus tidak tertib berlalu lintas, masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm. Serta masih banyak masyarakat yang melanggar rambu, terutama jalur cepat dan jalur lambat di jalan untuk laka lantas, tercatat ada 121 kasus yang terjadi, dengan 32 orang korban kecelakaan yang meninggal. Sementara korban luka berat 67 orang dan luka ringan 117 orang. Sehingga kerugian materil diperkirakan mencapai Rp269 juta.“Dari kasus kecelakaan itu, penyidik dari lalu lintas sudah menyelesaikan 89 kasus dengan rincian P21 ada satu kasus. Kemudian SP3 10 kasus. Dan penyelesaian di luar pengadilan ada 78 kasus,” kasus Narkotika, Polres Lobar telah berhasil mengamankan Barang Bukti BB sabu seberat 98,01 gram. Ganja seberat 4,37 gram, kokain 0,43 gram. Dengan uang tunai hasil transaksi barang haram itu juga diamankan sebesar Rp56 juta lebih. Kemudian juga HP sebanyak 45 unit dan 10 buah bong.“Polres berhasil mengungkap kasus narkotika dengan tersangka pria sebanyak 32 orang dan wanita empat orang. Jadi total 36 orang tersangka narkoba,” upaya cipta kondisi di masa libur Nataru, Polres Lobar telah mengamankan 23 botol Miras berbagai merk. Sementara itu, Wirasto mengakui masih ada 116 kasus di tahun 2021 yang masih menjadi tunggakan yang belum dituntaskan oleh Polres Lobar.“Kasusnya itu ada kebakaran, percobaan perkosaan, kemudian penganiayaan ada 21 kasus. Jadi ini penyelesaian kasusnya saat ini masih sedang berjalan,” ia berpesan kepada Sat Reskrim Polres Lobar untuk bisa menuntaskan kasus-kasus tersebut, di tahun 2022. Agar kasus ini tidak menambah beban tunggakan kasus yang belum tuntas di tahun-tahun berikutnya. yud Berita Daerah, Featured, Hukrim, Kriminal, Lombok Barat, News, NTB, Peristiwa Juni 3, 2022 Juni 3, 2022 Polisi Tangkap Dua Penjual dan Pengedar Narkotika di Sekotong, Amankan 3,22 Gram Diduga Sabu peristiwakininews Daerah Diduga Konsumsi Narkoba, Anggota DPRD Lombok Tengah Ditangkap Polisi29 Mei 2023 - 0241 WIB Daerah TGB Bicara Bagaimana Sampaikan Kritik pada Pemimpin26 Mei 2023 - 1740 WIB Daerah TGB Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Budayakan Dialog26 Mei 2023 - 1716 WIB Daerah Kunker ke Lombok Tengah, BSKDN Tekankan Inovasi sebagai Cara Kerja Cepat Wujudkan Kemajuan Daerah15 Mei 2023 - 2231 WIB Daerah TGB Zainul Majdi Hadiri Tablig Akbar di Beberapa Desa di Lombok Tengah12 Mei 2023 - 1352 WIB Daerah Hadiri Tablig Akbar di Janapria Lombok Tengah, TGB Minta Warga Tetap Jaga Persatuan12 Mei 2023 - 1154 WIB Daerah Nelayan di Lombok Tengah Tewas Tenggelam saat Menyelam di Pelabuhan Awang, Digigit Buaya?30 April 2023 - 1718 WIB Daerah Perluas Jaringan, Relawan SDG Lebarkan Sayap hingga NTB04 April 2023 - 1130 WIB Video Tersesat, Kakek Tunawicara Bawa Uang Puluhan Juta yang Disimpan dalam Sarung di Lombok01 Maret 2023 - 0815 WIB Nasional Punya Kenangan Lama, Wapres Temui Sesepuh NU TGH Turmudzi Badaruddin10 Februari 2023 - 0835 WIB Daerah Nekat Rampok Polwan di Lombok Tengah, Pemuda Ini Ditembak Polisi13 Desember 2022 - 2338 WIB Makassar Berkah WSBK 2022, Pedagang Kaus Sirkuit Mandalika Raup Untung Besar13 November 2022 - 1300 WIB Daerah Polres Lombok Tengah Bekuk 3 Pencuri Motor Milik Bule Finlandia31 Oktober 2022 - 0756 WIB Video Jelang Pilpres 2024, TGB Akui Banyak Memiliki Kesamaan Pandangan dengan Ganjar29 Oktober 2022 - 2141 WIB Daerah Wagub NTB Rohmi Minta Pengurus Muslimat NWDI Semangat Lanjutkan Ikhtiar Perjuangan26 Oktober 2022 - 2115 WIB Daerah Hadiri Pelantikan Muslimat NWDI, Wagub NTB Rohmi Ajak Masyarakat Melek Teknologi26 Oktober 2022 - 2108 WIB Daerah TGB Zainul Majdi Berharap NWDI Memajukan Perekonomian Masyarakat26 Oktober 2022 - 2019 WIB Daerah Marah karena Kalah Pilkades, Calon Kades Tembok Akses Jalan Sepanjang 1 Km23 September 2022 - 1355 WIB Nasional Mengharukan, Dua Prajurit Linud Divif 2 Kostrad Bertemu Keluarga Tercinta di Medan Latihan20 September 2022 - 2026 WIB Daerah Memilukan! Bocah SD di Lombok Tengah Tewas Tersengat Listrik12 September 2022 - 0113 WIB Daerah Hilang Terseret Ombak saat Mencari Ikan, Warga Lombok Tengah Ditemukan Tewas Mengambang07 September 2022 - 0515 WIB Daerah Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Pesisir, TNI AL Gelar Serbuan Karya Bakti di Teluk Awang02 September 2022 - 1003 WIB Daerah Kisah Putri Mandalika, Berwajah Cantik Jelita Rela Berkorban jadi Cacing Laut Demi Kedamaian Abadi08 Agustus 2022 - 0500 WIB Nasional Gempa Guncang Lombok Tengah06 Agustus 2022 - 0216 WIB HariPertama WSBK Mandalika, Warga Tuntut ITDC Bayar Tanah Tolak Rencana Pengadaan Kendaraan Kadus, Andi Mardan; Ada Banyak Janji Bupati Yang Lebih Urgen Merdeka 76 Tahun, Legislator Lombok Tengah Berharap Pengangguran Berkurang Mataram - Kasus penemuan mayat dua pria bersimbah darah di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat NTB yang merupakan pelaku begal berbuntut panjang. Korban begal tersebut kini justru ditetapkan sebagai tersangka. Polisi membeberkan alasan kenapa menetapkan pria yang awalnya sebagai korban itu menjadi tersangka kasus Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Hari Brata mengatakan, MA alias AS 34 awalnya sebagai korban begal. Namun ia ditetapkan sebagai tersangka karena perbuatan menghilangkan nyawa orang lain. Meski pun dalam tindakannya itu, tersangka melakukannya karena ada upaya untuk membela diri. Namun tentang alasan membela diri itu, menurut polisi, itu akan diputuskan oleh hakim."Korban sudah membuat laporan sebagai korban begal. Proses dua-duanya tetap jalan. Masalah dia nanti dikategorikan membela diri, itu nanti putusannya ada di pengadilan," kata Hari Brata pada detikBali Selasa 12/4/2022. Meski telah membuat laporan sebagai korban begal, Hari Brata mengaku pihaknya tetap memproses kasus perbuatan yang menghilangkan nyawa orang lain."Proses dia menghilangkan nyawa orang lain itu tetap kita proses. Walaupun ada upaya membela diri tadi, tapi yang menilai itu saya tegaskan adalah pengadilan, hakim yang memutuskan," Brata mengatakan, berdasarkan pengakuan dua rekan korban yang saat itu melihat langsung kejadian itu, tersangka melakukan perlawanan ketika hendak dibegal oleh korban. Saat itu pula, tersangka menusuk kedua korban menggunakan senjata tajam miliknya sendiri."Kenapa kita bisa tahu dia membela diri menjadi korban begal, berdasarkan pengakuan dari pelaku atau saksi rekan kedua korban meninggal. Jadi dua orang ini peranannya mengikuti dan membututi tersangka yang akan dibegal dari arah belakang," terang Hari."Karena korban ini membawa senjata tajam, makanya dia membela diri. Bukan menggunakan senjata tajam milik pelaku begal. Tapi dia membawa senjata tajam sendiri," sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Dit Reskrimum Polda NTB akhirnya berhasil mengidentifikasi penyebab kematian dua pria yang ditemukan bersimbah darah di jalan raya Praya Timur, Lombok Tengah Loteng, NTB. Kedua pria itu ternyata adalah pelaku begal yang dibunuh oleh calon korbannya. Simak Video "Gelombang Pasang Hancurkan Rumah, Warga di Mataram Berharap Bisa Pindah" [GambasVideo 20detik] nke/nke AmaqSinta menghabisi 2 dari 4 begal yang hendak merampoknya di Jalan Raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat - Halaman 3 Berita kriminal Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) Sumber: Tribun Jogja. Ikuti kami di. A A. Telegram; Line; Pinterest; UPDATE Harga Emas ANTAM Hari Ini Naik Rp 1.000 per Gram Jadi Rp Asam Lambung Kambuh, Pendaki Gunung Rinjani Dievakuasi Regional 12/06/2023, 1533 WIB Bayi Perempuan Ditemukan di Pinggir Jalan Lombok Barat Regional 12/06/2023, 1325 WIB 3 Tersangka Korupsi Proyek Jalan TWA Gunung Tunak Lombok Tengah Ditahan Regional 09/06/2023, 2205 WIB Perjuangan Aipda Teguh di NTB, Bertugas Menjaga Warga di Pulau Terluar Indonesia Regional 09/06/2023, 1116 WIB Info Pelabuhan Poto Tano, Jadwal Kapal, dan Tiketnya Spend Smart 09/06/2023, 1115 WIB Anggota DPRD Lombok Tengah yang Pesta Sabu Direhabilitasi di RSJ Regional 09/06/2023, 0905 WIB 5 Copet Pelepasan Calon Haji Ditangkap, Semuanya Berusia Setengah Abad Regional 09/06/2023, 0645 WIB WN Inggris Lempar Puntung Rokok dan Sebabkan Kebakaran Vila di Gili Air, Bakal Dideportasi Regional 08/06/2023, 1129 WIB Warga Lombok Jadi Korban TPPO di Irak, Patah Kaki Saat Kabur dari Majikan Regional 07/06/2023, 1334 WIB Pengantar Calon Jemaah Haji di Lombok Berdesakan, Ada yang Turun ke Got Regional 06/06/2023, 2052 WIB Fashion Gathering LIMOFF 2023, Suguhkan Wastra dan Budaya NTB di Jakarta Look Good 06/06/2023, 1848 WIB Diduga Hendak Lecehkan Tetangga, Pria di Lombok Tengah Dihakimi Massa Regional 05/06/2023, 2137 WIB Kronologi Puluhan warga di Lombok Tengah Keracunan Nasi Bungkus, Bermula dari Kegiatan Penyuluhan Regional 05/06/2023, 2012 WIB Warga Kini Bisa Tonton Balapan di Sirkuit Mandalika Gratis Saat "Track Day" Regional 05/06/2023, 1432 WIB 32 Warga dan Mahasiswa Farmasi di Lombok Keracunan Nasi Bungkus Regional 05/06/2023, 0901 WIB Kumpulanberita terikini hari ini Kelompok Kriminal Bersenjata Kkb Papua. Network iNews NETWORK. Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program Klik Lebih Lanjut. iNewsAceh iNewsSumut Kontak Kami PT. Jaringan Pemberitaan Nusantara Negeriku Graha Pena Jawa Pos Group Building, 11th floor Jl. Raya Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan 12210 Phone +62 21 5369 9607 Fax +62 21 5365 1465 Saluran info & pengaduan +62 818 6657 66 Download Aplikasinya Kriminal LOMBOK TENGAH | February 10, 2022 February 10, 2022. 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus Berita Nasional. BREAKING NEWS : Menpan RB Meninggal Dunia. July 1, 2022 July 1, RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Hari ini Resmi Disahkan. April 12, 2022 April 12, 2022. View More . Popular Tags. Pemda Lotim MATARAM - Polisi Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat mengamankan kawanan terduga pencopet yang beraksi saat acara pengantaran pelepasan jamaah calon haji JCH di halaman kantor bupati setempat menuju embarkasi Lombok, Mataram, Rabu 7/6/2023. "Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Hizkia Siagian di Praya. Jumlah pelaku yang diamankan tersebut sebanyak enam orang yang terdiri dari pria dan wanita atau emak-emak. Namun, pihak Polres Lombok Tengah belum bisa memberikan penjelasan terkait identitas dan modus para pelaku saat melakukan aksinya. "Kasus ini masih kita kembangkan. Mohon bersabar nanti kita sampaikan," katanya. Pihaknya mengimbau kepada para masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaan saat mengikuti kegiatan pelepasan JCH ke depannya, sehingga tidak terjadi hal yang sama seperti para korban yang kehilangan Hp dan uang. "Kita imbau warga tetap waspada dan menjaga barang bawaan saat melakukan aktivitas di tempat keramaian," katanya. Informasi yang dihimpun wartawan, para terduga pelaku yang terdiri dari pria dan emak-emak tersebut beraksi dengan modus menjadi pengantar Jemaah. Kemudian mereka ikut berdesakan dengan pengantar jemaah lainnya, begitu korban lengah baru mereka mengambil barang berharga milik korban berupa Hp dan uang. Namun, aksi pelaku dilihat oleh warga lainnya, sehingga langsung diamankan dan dibawa ke Polres oleh aparat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. "Saya kehilangan uang Rp1 juta di dompet yang disimpan di dalam tas. Korban lainnya juga dia kehilangan Hp," kata Fifin salah satu korban asal Kecamatan Peringgarata, Lombok Tengah. Peristiwa itu berawal saat dirinya ikut bersama keluarga mengantar JCH di halaman kantor Bupati Lombok Tengah. Dirinya sadar dompetnya hilang setelah kembali di kendaraan selesai melihat JCH berangkat dan setelah mengetahui pelaku ditangkap di lokasi kejadian, dirinya datang untuk melapor ke Polres Lombok Tengah. "Harapan uang saya kembali, pelaku telah diamankan informasi," katanya. Kasi Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Hariono yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan kawanan pencopet pada acara pengantaran JCH di halaman kantor Bupati Lombok Tengah. "Para pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk identitas belum bisa kita sampaikan," katanya. sumber AntaraBACA JUGA Update Berita-Berita Politik Perspektif Klik di Sini LombokTengah; Lombok Timur; Bima; Ekonomi; Hukum & Kriminal; Politik & Pemerintahan Peringati Hari Anak Nasional 2022 26 Anak Didik LPKA Lombok Tengah Dapat Remisi. 2022-07-23. Berita Daerah Lombok Tengah. On: 23 Juli 2022. Kepala LPKA kelas II LOTENG bersama seluruh jajaran dan anak didik pemasyarakatan mengikuti kegiatan puncak
 Berita Kriminal Rabu, 13 April 2022 - 1225 WIB VIVA – Satreskrim Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat NTB, menetapkan korban begal berinisial S 34 menjadi tersangka dalam dugaan kasus pembunuhan terhadap dua pelaku begal yang menyerangnya di Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Minggu 10/1 dini hari."Korban begal dikenakan pasal 338 KUHP menghilangkan nyawa seseorang melanggar hukum maupun pasal 351 KUHP ayat 3 melakukan penganiayaan mengakibatkan hilang nyawa seseorang," kata Wakil Kepala Polres Lombok Tengah Kompol I Ketut Tamiana dalam konferensi pers di Lombok Tengah, Selasa. Selain menetapkan S menjadi tersangka dalam dugaan kasus pembunuhan dan penganiayaan, polisi juga menetapkan dua pelaku begal lain, berinisial WH dan HO, sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana WH dan tersangka HO, warga Desa Beleka, merupakan pelaku begal yang berhasil kabur saat korban menyerang dua pelaku begal lain hingga masih mendalami kasus tersebut, sehingga akan terungkap pada persidangan di pengadilan negeri apakah tersangka S bisa dikenakan pasal meskipun membunuh pelaku begal tersebut untuk menyelamatkan diri."Tergantung hasil penyidikan, bisa juga dikenakan pasal 48 dan 49 KUHP tentang overmacht atau force majeure. Tergantung putusan di persidangan nantinya," menjelaskan kronologi kejadian bermula saat S pergi ke Lombok Timur untuk mengantarkan nasi kepada ibunya. Halaman Selanjutnya Kemudian, di tengah jalan, S dipepet oleh dua orang pelaku begal, sehingga dia melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Tidak lama kemudian, datang dua pelaku begal lain. Namun, keempat pelaku begal itu berhasil ditumbangkan S meskipun seorang diri.
Kriminal Lombok Tengah; Berutang, Kepala Pria Asal Lombok Tengah Diparang BACA JUGA : Hari Ini Tim Hukum Fauzan Khalid Polisikan Erwin Ibrahim. Namun, pelaku langsung berlalu setelah melihat korbannya tergeletak. Pelaku kemudian dengan senang hati menyerahkan diri ke Mapolsek Praya Timur untuk kemudian diamankan ke Polres Lombok Tengah
NTB Today Lombok Tengah - Polres Lombok Tengah, Polda NTB mengungkap kasus pembunuhan dua pemuda di Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah yang terjadi pada Minggu 10/4 dini hari Lombok Tengah AKBP Hery Indra Cahyono, SH., MH melalui Wakapolres Lombok Tengah Kompol Ketut Tamiana melalui Pres Release Selasa 12/04 di Praya mengatakan dua pemuda Desa Beleka yang ditemukan meninggal di jalan raya Desa Ganti merupakan diduga sebagai pelaku percobaan pencurian dengan kekerasan.“Mereka berdua meninggal akibat berduel dan mendapat perlawanan dari korbannya,” kata Wakapolres Kompol menyampaikan, identitas korban percobaan pencurian pelaku pembunuhan berinisial M 34 warga Desa Ganti, Praya Timur, saat ini sudah diamankan di Polres Lombok hanya itu, petugas Kepolisian juga berhasil mengamankan dua pelaku percobaan pencurian lainnya yakni W 32 dan H 17 yang merupakan teman atau rekanan dari terduga pelaku P dan OWP yang sudah meninggal di lokasi saat juga menuturkan bahwa Peristiwa itu berawal saat korban percobaan pencurian pelaku pembunuhan M, akan menuju Lombok Timur. Ketika tiba di TKP M dihadang oleh empat orang pelaku yaitu P terduga pelaku yang meningal, OWP terduga pelaku yang meninggal, bersama dua rekannya W dan keempat pelaku akan mengambil sepeda motor milik M, dia berusahan melakukan perlawanan dengan masing-masing membawa senjata tajam yang mengakibatkan dua orang pelaku P dan OWP meninggal dunia. Sedangkan kedua pelaku W dan H melarikan diri ketika melihat dua temannya tersungkur.“Saat ini ketiga pelaku baik pelaku pembunuhan maupun pelaku percobaan pencurian masih kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tutup Wakapolres.***
detikBaliJumat, 05 Agu 2022 14:03 WIB Asosiasi Hotel Minta Pemkab Lombok Bina Pedagang Asongan di Mandalika. Mandalika Hotel Asosiasi (MHA) meminta Pemkab Lombok Tengah melakukan pembinaan terhadap pedagang asongan di Mandalika yang kerap membuat risih wisatawan. Para pengantar JCH Lombok Tengah, NTB di halaman kantor Bupati setempat, Rabu 7/6/2023 ANTARA/Akhyar MATARAM - Satreskrim Polres Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengamankan kawanan terduga pencopet yang beraksi saat acara pengantaran pelepasan jemaah calon haji JCH di halaman kantor bupati menuju embarkasi Lombok, Mataram. "Terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Hizkia Siagian di Praya, dikutip dari Antara, Rabu, 7 Juni. Jumlah pelaku yang diamankan sebanyak enam orang yang terdiri dari pria dan wanita. Namun, pihak Polres Lombok Tengah belum bisa memberikan penjelasan terkait identitas dan modus para pelaku saat melakukan aksinya."Kasus ini masih kita kembangkan. Mohon bersabar nanti kita sampaikan," mengimbau kepada para masyarakat untuk tetap waspada dan menjaga barang bawaan saat mengikuti kegiatan pelepasan JCH ke depannya, sehingga tidak terjadi hal yang sama seperti para korban yang kehilangan Hp dan uang."Kita imbau warga tetap waspada dan menjaga barang bawaan saat melakukan aktivitas di tempat keramaian," yang dihimpun wartawan, para terduga pelaku yang terdiri dari pria dan emak-emak tersebut beraksi dengan modus menjadi pengantar mereka ikut berdesakan dengan pengantar jemaah lainnya, begitu korban lengah baru mereka mengambil barang berharga milik korban berupa Hp dan aksi pelaku dilihat oleh warga lain, sehingga langsung diamankan dan dibawa ke Polres oleh aparat untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan."Saya kehilangan uang Rp1 juta di dompet yang disimpan di dalam tas. Korban lainnya juga dia kehilangan HP," kata Fifin salah satu korban asal Kecamatan Peringgarata, Lombok itu berawal saat dirinya ikut bersama keluarga mengantar JCH di halaman kantor Bupati Lombok sadar dompetnya hilang setelah kembali di kendaraan selesai melihat JCH berangkat dan setelah mengetahui pelaku ditangkap di lokasi kejadian, dirinya datang untuk melapor ke Polres Lombok Tengah."Harapan uang saya kembali, pelaku telah diamankan informasi," Humas Polres Lombok Tengah, Iptu Hariono yang dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan kawanan pencopet pada acara pengantaran JCH di halaman kantor Bupati Lombok Tengah. BACA JUGA "Para pelaku sudah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan untuk proses hukum lebih lanjut. Untuk identitas belum bisa kita sampaikan," katanya. SLII.
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/997
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/342
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/224
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/21
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/564
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/831
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/998
  • 3g9z0yvdso.pages.dev/627
  • berita kriminal lombok tengah hari ini