Mereka melaksanakan ketaatan total kepada Kitab Suci dan doktrin Katolik. Ignatius pernah menyatakan dalam Latihan Rohaninya: "Saya percaya bahwa putih yang saya lihat adalah hitam bila hierarki Gereja mendefinisikan begitu." Ignatius Loyola dan para Yesuit pengikutnya percaya bahwa pembaruan Gereja harus dimulai dengan pertobatan hati.
Terobosan baru terus dilakukan sebagai pewartaan yang terus bergerak maju. Pewartaan dan berita tentang kebaikan, kedamaian dan dan suka-cita yang menyangkut nilai-nilai Injil tidak dapat lagi hanya bersumber dari podium atau mimbar gereja atau melalui pengajaran katekese secara tatap muka atau konvesional, namun melalui sarana lain yang
UEs9A.