Ingathal pertama yang Anda lakukan adalah mengurutkan data tersebut yakni sebagai berikut. Maka: Q1 = (150 + 151)/2. Q1 = 150,5. Q2 = 152. Q3 = (154 + 155)/2. Q3 = 154,5. Demikianlah postingan Mafia Online tentang cara menentukan kuartil dari suatu data. Mohon maaf jika ada kata atau perhitungan yang salah dari postingan di atas.
Hai Quipperian, di pembahasan sebelumnya, Quipper Blog sudah pernah membahas tentang mean, modus, dan median kan? Apakah kamu ingat pengertian ketiganya? Mean merupakan istilah lain dari rata-rata, modus merupakan istilah lain untuk data yang sering muncul, sementara median merupakan nilai tengah data. Nah di artikel ini, Quipper Blog akan membahas kelanjutan dari ketiga elemen statistika tersebut, yaitu desil dan persentil. Apa yang dimaksud desil dan persentil? Apa Itu Desil dan Persentil? Cakupan statistika itu luas. Selain tiga istilah utama mean, modus, dan median, ada istilah lain yang harus dipelajari, yaitu desil dan persentil. Kedua istilah itu berkaitan dengan jangkauan data. Lalu, apa pengertian keduanya? Pengertian Desil Desil adalah suatu istilah yang menunjukkan pembagian data menjadi 10 bagian sama besar. Sebelum menentukan desil, data harus diurutkan terlebih dahulu, ya. Ada sembilan desil yang nantinya bisa membagi data menjadi sepuluh bagian sama besar. Artinya, setiap bagian memiliki persentase yang sama, yaitu 10%. Perhatikan ilustrasi berikut. Di dalam kehidupan sehari-hari, desil biasa dimanfaatkan untuk mengelompokkan tingkat kesejahteraan rakyat. Misalnya kelompok Desil 1, Desil 2, dan seterusnya. Pengertian Persentil Persentil berasal dari kata persen atau per seratus adalah suatu istilah dalam statistik yang menunjukkan pembagian data menjadi 100 bagian sama besar. Pada prinsipnya, persentil sama dengan desil. Hanya saja, sebaran datanya lebih luas 10 kali lipat. Cara Menentukan Desil Secara umum, bentuk penulisan data dibagi menjadi dua, yaitu data tunggal dan data berkelompok. Cara menentukan desil kedua jenis data juga berbeda, yaitu seperti berikut. Desil Data Tunggal Desil data tunggal bisa ditentukan dengan rumus berikut. Letak Di = Dengan Di = desil ke-i; i = 1, 2, 3, 4, …, 9 bergantung letak desil yang dicari; dan n = banyaknya data. Perhatikan contoh berikut. Tentukan desil ke-3 dari data-data berikut. 2, 3, 4, 5, 2, 2, 4, 6, 4, 7, 7, 8 Pembahasan Mula-mula, kamu harus mengurutkan data seperti berikut. 2, 2, 2, 3, 4, 4, 4, 5, 6, 7, 7, 8 Banyaknya data n = 12 Selanjutnya, gunakan rumus letak desilnya, dengan i = 3. Nilai 3,9 bukan hasil akhirnya, ya. Nilai tersebut menunjukkan letak desil ke-3. Data ke-3nya adalah 2 lihat kembali data yang telah diurutkan Lalu, berapakah desil ke-3nya? Untuk menentukan data desil ke-3, gunakan rumus berikut. Nilai desil ke-3 = Data ke-3 + Kelebihan/sisa letak desil ke-3Data ke-4 – Data ke-3 = 2 + 0,93 – 2 = 2,9 Jadi, desil ke-3nya adalah 2,9. Desil Data Berkelompok Desil data berkelompok dirumuskan sebagai berikut. Letak Di = Dengan Di = desil ke-i i = letak desil ke-I; dan n = banyaknya data. Setelah Quipperian tahu letak desil ke-I, gunakan persamaan berikut. Dengan Di = desil ke-i; Tbi = tepi bawah kelas desil ke-i; p = interval kelas; fk = frekuensi kumulatif sebelum desil ke-i; f = frekuensi desil ke-i; n = banyaknya data; dan i = posisi desil yang dicari 1 – 9. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut. Diketahui tabel data kelompok tinggi badan seperti berikut. Tinggi badanFrekuensi f 140 – 1434144 – 147 3148 – 1515152 – 155 2Jumlah 14 Tentukan desil ke-5 dari data pada tabel tersebut! Pembahasan Untuk memudahkanmu, tentukan dahulu frekuensi kumulatif pada tabel. Tinggi badan cmFrekuensi f Frekuensi kumulatif fk140 – 14344144 – 147 37148 – 151512152 – 155 214Jumlah 14 Dari tabel di atas, diperoleh panjang kelas p = 4. Selanjutnya, tentukan letak interval desil ke-5 dengan rumus berikut. Letak Di = Oleh karena frekuensi kumulatif 144 – 147 = 7, maka data ke-5 – ke-7 berada di interval tersebut. Dengan demikian letak D5 berada di interval 144 – 147. Selanjutnya, tentukan tepi bawah desil ke-5. Tb4 = 144 – 0,5 = 143,5 Setelah semua elemen diketahui, gunakan persamaan desil ke-i data berkelompok seperti berikut. Jadi, nilai desil ke-5 tinggi badan tersebut adalah 147,5 cm. Cara Menentukan Persentil Pada prinsipnya, cara menentukan persentil sama dengan desil. Perbedaannya terletak pada nilai pembaginya saja. Jika nilai pembagi desil 10, maka persentil 100. Untuk lebih jelasnya, simak rumus berikut. Persentil Data Tunggal Letak persentil data tunggal bisa ditentukan dengan rumus berikut. Letak Pi = Dengan P i = persentil ke-i; i = 1 – 99; dan n = banyaknya data. Perhatikan contoh berikut. Tentukan persentil ke-25 dari data berikut. 33 33 34 34 34 36 36 37 38 38 39 40 41 41 42 43 44 44 45 45 Pembahasan Dari data di atas, banyak datanya n = 20. Lalu, tentukan letak persentil ke-25 dengan rumus berikut. Artinya, P25 terletak di data urutan ke-5 lebih 0,25. Berdasarkan data pada soal, urutan data ke-5 ditempati oleh 34. Sementara data ke-6 = 36. Dengan demikian Nilai persentil ke-25 = Data ke-5 + Kelebihan/sisa letak persentil ke-25Data ke-6 – Data ke-5 Jadi, persentil ke-25 dari data tersebut adalah 34,5. Persentil Data Kelompok Cara menentukan persentil data kelompok sama dengan desil data kelompok, yaitu sebagai berikut. Tentukan dahulu letak interval persentilnya dengan rumus berikut. Letak Pi = Dengan Pi = persentil ke-i i = letak persentil ke-i; dan n = banyaknya data. Setelah letak persentil diketahui, gunakan persamaan berikut. Dengan Pi = persentil ke-i; Tbi = tepi bawah kelas desil ke-i; p = interval kelas; fk = frekuensi kumulatif sebelum persentil ke-i; f = frekuensi persentil ke-i; n = banyaknya data; dan i = posisi persentil yang dicari 1 – 99. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut. Diketahui tabel data kelompok tinggi badan seperti berikut. Tinggi badanFrekuensi f 140 – 1434144 – 147 3148 – 1515152 – 155 2Jumlah 14 Tentukan persentil ke-60 dari data pada tabel tersebut! Pembahasan Untuk memudahkanmu, tentukan dahulu frekuensi kumulatif pada tabel. Tinggi badan cmFrekuensi f Frekuensi kumulatif fk140 – 14344144 – 147 37148 – 151512152 – 155 214Jumlah 14 Dari tabel di atas, diperoleh panjang kelas p = 4. Selanjutnya, tentukan letak interval persentil ke-60 dengan rumus berikut. Letak Pi = Dengan demikian letak P60 berada di interval 148 – 151. Selanjutnya, tentukan tepi bawah persentil ke-60. Tb4 = 148 – 0,5 = 147,5 Setelah semua elemen diketahui, gunakan persamaan persentil ke-i data berkelompok seperti berikut. Jadi, nilai persentil ke-60 tinggi badan tersebut adalah 148,62 cm. Contoh Soal Tabel perolehan nilai siswa kelas 3 dinyatakan pada tabel berikut. NilaiFrekuensi56 – 60 561 – 65 766 – 70 371 – 75 876 – 80 281 – 85 10 Dari tabel tersebut, 30% siswa dinyatakan tidak lulus. Jika Hani mendapatkan nilai 68, apa yang akan terjadi? Apakah ia lulus atau tidak lulus? Pembahasan Dari soal diketahui bahwa 30% siswa dinyatakan tidak lulus. Artinya, kamu harus menentukan dahulu batas nilai maksimal siswa yang tidak lulus. Batas nilai maksimal yang tidak lulus = persentil ke-30 Untuk memudahkanmu, tentukan dahulu frekuensi kumulatif pada tabel. NilaiFrekuensiFrekuensi kumulatif56 – 60 5561 – 65 71266 – 70 31571 – 75 82376 – 80 22581 – 85 1035Jumlah35 Dari tabel di atas, diperoleh panjang kelas p = 5. Selanjutnya, tentukan letak interval persentil ke-30 dengan rumus berikut. Letak Pi = Dengan demikian letak P30 berada di interval 61-65. Selanjutnya, tentukan tepi bawah persentil ke-30. Tb30 = 61 – 0,5 = 60,5 Setelah semua elemen diketahui, gunakan persamaan persentil ke-i data berkelompok seperti berikut. Dengan demikian, batas nilai maksimal siswa yang tidak lulus adalah 64,43. Oleh karena Hani mendapatkan nilai 68, maka Hani dinyatakan lulus. Itulah pembahasan Quipper Blog kali ini. Semoga bisa bermanfaat, ya. Untuk mendapatkan materi lengkapnya, yuk buruan gabung Quipper Video. Salam Quipper!a Rumus Median untuk data tunggal Median adalah suatu nilai tengah yang telah diurutkan. Median dilambangkan Me. Untuk menentukan nilai Median data tunggal dapat dilakukan dengan cara: a) mengurutkan data kemudian dicari nilai tengah, b) jika banyaknya data besar, setelah data diurutkan, digunakan rumus: Untuk n ganjil : Me = X 1/2(n + 1)
Cara Menghitung Jangkauan atau Rentang – Pembelajaran mengenai materi penyebaran data sepertinya tidak hanya dibahas dalam ilmu statistika saja, melainkan juga di ilmu matematika. Penyebaran data sendiri dapat diartikan sebagai seberapa jauhnya pemerolehan rata-rata yang terdiri atas angka-angka yang berderet. Dengan penggunaan istilah penyebaran sendiri, tentunya kita perlu melakukan sebuah pengukuran dari adanya data yang disebar. Salah satu ilmu statistika yang dibahas dalam matematika adalah jangkauan. Jangkauan dalam matematika berhubungan dengan penyebaran angka-angka yang memiliki sebuah batas maksimal dan batas minimal. Data yang berupa angka-angka dalam sebuah jangkauan tentunya dapat dihitung menggunakan metode tertentu. Jangkauan sangat berhubungan dengan penyebaran sebuah data. Fungsi utama dalam penggunaan jangkauan adalah untuk mencari rentang pada sebuah data. Selain itu, dengan adanya penghitungan jangkauan kita dapat mengukur sebuah data. Data yang ditampilkan tentu saja harus diolah sedemikian rupa agar dapat diproses lebih lanjut. Pada pembahasan kali ini, kalian akan mempelajari mengenai perhitungan jangkauan di dalam sebuah data. Pahami dengan baik materi berikut agar dapat melakukan uji asah kemampuan kalian dengan mengerjakan beberapa latihan soal. Baca juga Cara Membuat Histogram Data Kelompok Dan Contoh Soal Baca juga Contoh Soal Kuartil Data Tunggal dan Data Kelompok Pengertian Jangkauan atau Range Jangkauan menjadi salah satu bagian untuk pengukuran dispersi pergerakan untuk perpindahan yang menyatakan seberapa jauh penyimpangan nilai-nilai data. Nilai data ini berasal dari nilai pusat yang berupa ukuran dengan pernyataan mengenai seberapa banyak nilai data yang berbeda dengan nilai pusatnya. Jangkauan dapat disebut sebagai rentang range yang menggambarkan selisih antara data dengan nilai yang terbesar dengan data nilai data terkecil. Namun, perlu dibedakan dengan definisi dari jangkauan antar-kuartil karena berhubungan dengan selisih dari kuartil atas dan bawah. Jangkauan memiliki beberapa data yang akan diukur, baik data yang berbentuk tunggal ataupun kelompok. Pada pengukuran jangkauan data tunggal lebih mudah dibandingkan dalam pengukuran data kelompok. Hal ini tergantung juga pada kerumitan dan jumlah data yang dipaparkan. Secara umum, pengukuran jangkauan pada data dapat dilakukan dengan mudah asal teliti dalam pengerjaannya. Dalam sebuah sebaran data, nilai-nilai yang tersebar dapat berupa deret sehingga dapat dilihat dengan dekat pembagian jangkauan yang paling terbesar dan yang paling terkecil. Apabila dalam deret terdapat nilai yang saling dekat satu sama lain dapat diartikan bahwa jangkauan yang dipaparkan kecil. Lambang jangkauan pada umumnya adalah J atau R yang memiliki makna range. Jarak atau kisaran pada nilai range merupakan ukuran paling sederhana dari ukuran penyebaran data. Dengan begitu, jarak menjadi perbedaan antara nilai terbesar dan nilai terkecil dalam suatu kelompok data, baik data populasi atau sampel. Sebuah jarak jika semakin kecil maka ukurannya menunjukkan karakter yang lebih baik karena data mendekati nilai pusat. Baca juga Cara Menentukan Simpangan Kuartil Dengan Mudah Baca juga Cara Menghitung Laju Inflasi Dengan Tepat Rumus Jangkauan Range merupakan salah satu cara pengukuran dalam bidang statistik yang menunjukkan jarak pada sebuah penyebaran data. Umumnya, dalam mencari range perlu diketahui nilai terendahnya Xmin dan nilai tertingginya Xmax. Selain dalam sebuah ukuran jangkauan, ukuran ini juga diterapkan pada pembahasan distribusi frekuensi. Cara menghitung jangkauan atau range dapat dilakukan dengan mengetahui jenis datanya. Umumnya, data yang ditampilkan merupakan kelompok data kuantitatif, namun harus dibedakan apakah data yang dipaparkan termasuk dalam data tunggal atau data kelompok. 1. Range data tunggal Rumus untuk data yang tidak berkelompok atau data tunggal sebagai berikut. Jarak range = Nilai terbesar – Nilai terkecil Selain ditulis berderet, sebuah penyebaran data tunggal dapat ditulis dengan tabel sehingga harus teliti dalam mencari nilai tengah kelas yang terbesar dan terkecil. Misalnya, data nilai UAS kelas A adalah 90 80 70 90 70 100 80 50 75 70. Rentang nilainya adalah 100 – 50 = 50. 2. Rumus data kelompok Rumus untuk data kelompok sebagai berikut. Range = Batas atas kelas tertinggi – batas bawah kelas terendah Pages 1 2 3 4 Nah sekarang perhatikan cara menentukan median dari data bentuk histogram berikut. Contoh 2. (Deviasi Standar) pada Data Tunggal dan Data Kelompok . Posted by TIM at 10:06. Email This BlogThis! Share to Twitter Share to Facebook Share to Pinterest. Labels: Materi SMA. 2 comments: Mukaddas 5 October 2020 at 06:00. Rumus Persentil – Persentil, data dibagi menjadi 100 sama banyak, sehingga terdapat 99 buah nilai persentil. Untuk lebih jelas lagi mengenai materi Persentil ini kami akan membahasnya mulai dari Pengertian, Rumus, Contoh Soal Dan Latihan Soal. Jadi, simaklah ulasannya di bawah ini. Rumus persentil Pengertian PersentilRumus PersentilCara Mencari Nilai Persentil Untuk Data TunggalRumus Persentil Data TunggalRumus Persentil Data KelompokContoh Soal PersentilContoh Soal Persentil TunggalContoh Soal Persentil KelompokLatihan Soal PersentilShare thisRelated posts Persentil, data dibagi menjadi 100 sama banyak, sehingga terdapat 99 buah nilai persentil. Kuartil membagi data menjadi empat 4 buah bagian yang sama banyak sehingga terdapat 3tiga buah nilai kuartil. Sedangkan pada desil, data dibagi menjadi 10 sama banyak sehingga ada 9 buah nilai desil. Rumus dalam mencari nilai kuartil, desil, dan persentil pada data tunggal berbeda dengan rumus mencari nilai kuartil, desil, dan persentil pada data kelompok. Sehingga ulasan tentang materi disini akan dibagi menjadi dua buah, yaitu rumus kuartil, desil, dan persentil data tunggal serta rumus kuartil, desil, serta persentil data kelompok. Rumus Persentil Rumus persentil, kuartil dan desil untuk data tunggal merupakan tiga rumus yang berbeda. Khusus untuk materi sekarang akan kami bahas tentang rumus persentil baik itu rumus untuk mencari data kelompok maupun tunggal, berikut ini merupakan cara menghitung persentil tunggal dan kelompok. Cara Mencari Nilai Persentil Untuk Data Tunggal Persentil ini diambil dari kata persen, per seratus. Maka pengertian dari persentil yakni adalah pembagian data terurut menjadi 100 buah bagian yang sama banyak. Dari 100 buah bagian yang dibagi sama banyak tersebut, dibatasi dengan 99 buah nilai persentil. Contoh nya bisa anda lihat pembagian data dan letak nilai persentil seperti keterangan pada gambar berikut ini Rumus Persentil Data Tunggal Keterangan i = Bilangan bulat yang kurang dari 100 1, 2, 3, 4, 5 …….. 99. n = Banyak data. Rumus Persentil Data Kelompok Kemudian, Rumus persentil data kelompok atau bergolong digunakan dalam menentukan sebuah nilai persentil dari suatu data kelompok. Berikut ini adalah Rumus persentil data kelompok, yakni Keterangan i = bilangan bulat yang kurang dari 100 1, 2, 3, 4, 5, ….… ,99. Tb = Tepi bawah kelas persentil. n = Jumlah seluruh frekuensi. f k = Jumlah frekuensi sebelum kelas persentil. f i = Frekuensi kelas persentil. p = Panjang kelas interval. Contoh Soal Persentil Contoh Soal Persentil Tunggal Diketahui sebuah deret data 9, 10, 11, 6, 8, 7, 7, 5, 4, 5. Tentukan persentil ke 75 dan persentil ke 30 ? Jawaban Langkah Pertama, Data diurutkan menjadi 4, 5, 5, 6, 7, 7, 8, 9, 10, 11 Langkah Kedua, Berdasarkan rumus mencari persentil tunggal diatas maka, Letak nilai persentil ke 75 di urutan data ke 75 10 +1 /100 = 8,25. P75 = x8 + 0,25 x9 – x8 = 9 + 0,25 10 – 9 = 9,25 Maka, Persentil ke-75 = 9,25 Letak nilai persentil ke 30Tiga puluh di urutan data ke 3010 +1/100 = 330/100 = 3,3. P30 = x3 + 0,3 x4 – x3 = 5 + 0,3 6 – 5 = 5,3 Maka, Persentil ke-30 = 5,3 Contoh Soal Persentil Kelompok Diketahui sebuah kelompok data seperti tabel dibawah, Maka tentukanlah letak persentil kelompok ke 25 ? Jawaban Letak Persentil ke 25 =25/100. 40 = 10, yakni data pada tabel ke 10 dan kelas pada Persentil ke 25 = 51 – 55 sehingga diperoleh Maka, nilai persentil ke-25 yaitu 50,81 Latihan Soal Persentil Agar lebih memahami mengenai persentil maka disini kami berikan beberapa contoh soal persentil yang bisa anda kerjakan sendiri, berikut ini contoh soal yang bisa anda kerjakan. Soal 1 Tentukan nilai P1, P14, dan P70 dari data deret berikut 4,5,5,6,6,7,8,9, 10, 11. Soal 2 Hitunglah nilai persentil P5, P20, dan P50 dari data 10, 13, 9, 14, 17, 9, 21, 19, 19, 22, 35, 23, 25, 35, 47, 48, 33, 25, 39, 43, 29 Soal 3 Carilah nilai persentil P8 dan P34 dari data berikut ini 16, 17, 17, 18, 9, 20, 21, 22, 24, 26, 28. Soal 4 Tentukan nilai persentil P11 dari data berikut 2, 5, 4, 6, 3, 4, 8, 4, 9, 10, 12, 6, 3, 11, 7, 2 Demikianlah ulasan kami mengenai Persentil Semoga bermanfaat… Artikel lainnya Rumus Elastisitas Fisika Dan Contoh Soal Elastisitas Fisika Pengertian Switch – Fungsi, Jenis-Jenis Dan Cara Kerja Pengertian Kinerja Menururt Para Ahli – Faktor, Karateristik Dan Indikator Sistem Pernafasan Manusia Organ Sistem, Fungsi, Cara Kerja dan Proses- Оςωжυпсо ре сре
- Իдևዐ χωሪօղопե рሐզօч
- Եዚեዉօгըሃ ጺеλажаቿ чυ
- Бոቡусαроկ ሢαጤθм
Kuartil, Desil, dan Persentil adalah cara membagi data menjadi sama banyak. Di mana, kuartil adalah nilai-nilai yang membagi data terurut menjadi empat bagian sama banyak. Nilai desil dan persil berturut-turut adalah nilai-nilai yang membagi data terurut menjadi 10 dan 100 bagian sama banyak. Ada dua bentuk rumus kuartil, desil, dan pesentil yang dapat digunakan untuk penyajian data tunggal dan data kelompok. Bagaimana bentuk rumus kuarti dan bagaimana cara menghitungnya? Apa rumus untuk menghitung nilai desil dan persil dari penyajian data yang diberikan? Sobat idschool dapat mencari tahu jawabannya melalui ulasan di bawah. Table of Contents Apa Itu Kuartil, Dessil, dan Persentil? Rumus Kuartil, Desil, dan Persentil Data Tunggal Mencari Nilai Kuartil Untuk Data Tunggal Mencari Nilai Desil Untuk Data Tunggal Mencari Nilai Persentil Untuk Data Tunggal Rumus Kuartil, Desil, dan Persentil Data Kelompok Rumus Kuartil Data Kelompok Rumus Desil Data Kelompok Rumus Persentil Data Kelompok Contoh Soal dan Pembahasan Contoh 1 – Soal Kuartil Data Tunggal Contoh 2 – Soal Kuartil Data Kelompok Apa Itu Kuartil, Dessil, dan Persentil? Setiap data yang terbagi sama banyak dibatasi oleh sebuah nilai. Pada kuartil, empat data yang dibagi menjadi sama banyak dibatasi oleh 3 tiga nilai kuartil yaitu kuartil atas, kuartil tengah, dan kuartil bawah. Rumus kuartil, desil, dan persentil digunakan untuk menentukan nilai yang menjadi batas tersebut. Begitu juga dengan desil dan persentil, data yang terpisahkan sama banyak dibatasi oleh masing-masing nilai desil atau persentil. Kuartil membagi data menjadi 4 bagian sama banyak sehingga terdapat 3 nilai kuartil. Pada desil, data dibagi menjadi sepuluh sama banyak sehingga ada 9 nilai desil. Sedangkan pada persentil, data dibagi menjadi 100 sama banyak, sehingga terdapat 99 nilai persentil. Bagaimana cara mendapatkan nilai kuartil, desil, dan persentil?Caranya dapat menggunakan rumus mencari nilai kuartil, desil, dan persentil. Cara mencari nilai kuartil, desil, dan persentil pada data tunggal tidak sama dengan data kelompok. Namun pada prinsipnya, keduanya adalah sama. Ulasan materi disini akan dibagi menjadi rumus kuartil, desil, dan persentil untuk data tunggal dan rumus kuartil, desil, dan persentil untuk data kelompok. Baca Juga Rumus Mean, Median, dan Modus Data Kelompok Rumus Kuartil, Desil, dan Persentil Data Tunggal Rumus kuartil, desil, dan persentil untuk data tunggal merupakan tiga rumus yang berbeda. Untuk itu akan diulas untuk masing-masing rumusnya. Di mulai dari kuartil, kemudian desil, dan pembahasan yang terakhir adalah persentil. Mencari Nilai Kuartil Untuk Data Tunggal Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, kuartil membagi data menjadi empat bagian sama banyak. Sehingga terdapat tiga nilai kuartil yang membagi data tersebut. Sebelum membagi data, pastikan bahwa data sudah diurutkan terlebih dahulu. Ilustrasinya dapat dilihat seperti gambar di bawah. Rumus mencari nilai kuartil untuk data tunggal dibedakan menjadi dua kasus, yaitu untuk jumah data ganjil dan jumlah data genap. Untuk n ganjil Untuk n genapLangkah-langkah mencari tiga nilai kuartil data tunggal untuk jumlah data genap adalah sebagai berikut. Carilah nilai yang menjadi nilai tengah median atau Q2.Membagi data di sebelah kiri median menjadi dua bagian yang sama dan menghasilkan kuartil bawah atau data di sebelah kanan median menjadi dua bagian sama dan menghasilkan kuartil atas atau Q3. Baca Juga Contoh Soal dan Pembahasan Cara Menghitung Kuartil Atas, Tengah, dan Bawah Mencari Nilai Desil Untuk Data Tunggal Desil adalah cara membagi n data terurut menjadi 10 bagian data yang masing-masing bagian mempunyai jumlah data yang sama. Setiap n data terurut dibagi menjadi 10 bagian, sehingga terdapat 9 nilai desil. Ilustrasi pembagian n data terurut menjadi 10 bagian sama banyak dan letak nilai desilnya dapat dilihat pada gambar di bawah. Rumus desil dinyatakan dalam persamaan di bawah. Keterangani = bilangan bulat kurang dari 10 1, 2, 3, …, 9n = banyak data Mencari Nilai Persentil Untuk Data Tunggal Persentil diambil dari kata persen, per seratus. Sehingga, persentil merupakan pembagian n data terurut menjadi 100 bagian sama banyak. Dari 100 bagian yang dibagi sama banyak tersebut, dibatasi oleh 99 nilai persentil. Perhatikan ilustrasi pembagian data dan letak nilai persentil seperti gambar di bawah. Rumus persentil data tunggal di berikan seperti persamaan di bawah. Keterangani = bilangan bulat kurang dari 100 1, 2, 3, …, 99n = banyak data Baca Juga Kumpulan Berbagai Bentuk Soal dan Cara Menghitung Modus Data Kelompok Rumus Kuartil, Desil, dan Persentil Data Kelompok Seperti halnya data tunggal, data yang telah disajikan menjadi data kelompok juga dapat dicari nilai kuartil, desil, dan persentilnya. Rumus kuartil, desil, dan persentil data kelompok berbeda dengan rumus kuartil, desil, dan pesentil untuk data tunggal. Meskipun begitu, ide dan pengertian kuartil, desil, dan persentil pada data kelompok sama dengan pada data tunggal. Rumus Kuartil Data Kelompok Terdapat tiga nilai kuartil pada data kelompok, yaitu kuartil bawah, kuartil tengah, dan kuartil atas. Rumus kuartil data kelompok diberikan seperti persamaan di bawah. Keterangani = 1 untuk kuartil bawahi = 2 untuk kuartil tengahi = 3 untuk kuartil atasTb = tepi bawah kelas kuartiln = jumlah seluruh frekuensifk = jumlah frekuensi sebelum kelas kuartilfi = frekuensi kelas kuartil Rumus Desil Data Kelompok Cara mencari nilai desil pada data kelompok dapat menggunakan rumus desil untuk data kelompok yang diberikan di bawah. Keterangani = bilangan bulat kurang dari 10 1, 2, 3, … ,9Tb = tepi bawah kelas desiln = jumlah seluruh frekuensifk = jumlah frekuensi sebelum kelas desilfi = frekuensi kelas desilp = panjang kelas interval Rumus Persentil Data Kelompok Rumus persentil data kelompok digunakan untuk menentukan nilai persentil dari suatu data kelompok. Rumus tersebut ditunjukkan seperti persamaan di bawah. Keterangani = bilangan bulat kurang dari 10 1, 2, 3, … ,99Tb = tepi bawah kelas persentiln = jumlah seluruh frekuensifk = jumlah frekuensi sebelum kelas persentilfi = frekuensi kelas persentilp = panjang kelas interval Baca Juga Kumpulan Berbagai Bentuk Soal dan Cara Menghitung Desil/Persil Data Kelompok Contoh Soal dan Pembahasan Untuk menambah pemahaman sobat idschool tentang materi rumus kuartil, desil, dan persentil akan diberikan contoh soal kuartil, desil, dan persentil. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasan cara menyelesaikannya. Sobat idschool dapat menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih! Contoh 1 – Soal Kuartil Data Tunggal Perhatikan data nilai matematika yang diperoleh sekelompok siswa berikut. Nilai kuartil bawah pada data yang diberikan di atas adalah ….A. 49B. 52C. 55D. 59E. 68 PembahasanLangkah pertama yang dilakukan adalah mengurutkan data dan mencari nilai mediannya. Data yang telah diurutkan dan nilai median dapat dilihat pada gambar di bawah. Letak nilai kuartil bawah Q1 berada pada nilai tengah dari data terurut di sebelah kiri letak nilai median. Jadi, nilai kuartil bawahnya adalah 59Jawaban D Contoh 2 – Soal Kuartil Data Kelompok Perhatikan tabel di bawah! Kuartil atas dari data pada tabel adalah ….A. 69,50B. 69,78C. 70,08D. 70,75E. 71,05 Pembahasan Jumlah data = 4 + 6 + 8 + 10 + 8 + 4 = 40 Kuartil atas atau Q3 terletak pada ¾ bagian data. Sehingga, letak kuartil atas berada di data ke-30. Caranya adalah seperti berikut. Letak Q3 berada pada data ke – ¾ × 40 = 30 Perhatikan tabel yang sudah dilengkapi dengan frekuensi komulatif kurang dari fkk dan letak kuartil atas. Menghitung nilai kuartil atas Q3 Jadi, nilai kuartil atas dari data kelompok yang diberikan sama dengan Q3 = 70,75.. Jawaban D Sekian pembahasan mengenai rumus kuartil, desil dan persentil. Meliputi rumus untuk data tunggal dan kelompok. Terimakasih sudah mengunjungi idschooldotnet, semoga bermanfaat. Baca Juga Rumus Simpangan Rata-rata, Ragam, dan Simpangan Baku